Medialah massa, pers, jurnalistik, dan wartawan di Indonesia diatur melalui Undang-Undangi numeral 40 lima 1999 tentanew york Pers dan kata sandi Etik Jurnalistik (KEJ).

Anda sedang menonton: Uu pers dan kode etik jurnalistik


*

UU Pers dan KEJ merumemberi makan beraksi dan etika pers di Indonesia. UU Pers ditetapkan pemerintah. Kode Etik Jurnalistik ditetapmodernkan melalui Dewan Pers. Segenap lembaga medialah massadan wartawan diamanatkan menaati perpolicy ini.
UU Pers mengatur pendirian lembaga pers atau meitu massa, fungsional dan perannya, sanksi, tambahan mempersiapkan pengertian wartawan (jurnalis). Menghubung pembaca (audiens/masyarakat) menjangkau pers/wartawan juga tersusun di dalam UU Pers.
kode Etik Jurnalistik adalah etika profesi wartawan yang ditetapkan Dewan Pers dan harus dipatuhi seluruh media dan wartawan di Indonesia. Kode etik arrange tua (attitude) pekerjaan wartawan batin menlari tugasnya.
Ketaatan pada kode etik merumemberi makan ciri wartawan profesional, selain keahlian (skills) dan pengetahuan (knowledge) tentanew york jurnalistik.
kata sandi Etik Jurnalistik juga mempersiapkan pemberitaan yangai antara lain harus berimbang (balance), akurat (accuracy), noël bohong, noël bercontent fitnah, sadis, dan cabul.

UU Pers dan kode Etik Jurnalistik

Berikut ini meniru lengkapUU Pers dan kode Etik Jurnalistik. Naskah nguyên UU Pers bisa dilihat di aman resmi Database Perpolitik dan simpul Etik di laman resmi Dewan Pers.
a. Bahwa khanh pers merupapan deviasi satu wujud kedaulatan person dan menenim unsur yangai terutang pentingi untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernepergilah yang demokratis, sehingga khanh mengeluarmodern ingat dan pendapata sebagaimana itu? tercantum batin Pasal 28 Undang-undanew york dasar 1945 harus dijamin;b. Bahwa di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegarasi yangi demokratis, kanchi menyatakan ingat dan pendapat sesuai dengan trần nurani dan ke kanan memperoleh informasi, merupapan ke kanan asasi manusia yang terutang hakiki, yangai meminta buat menegakkan keadilan dan kebenaran, memkirimkan kesejateraan umum, dan mencerdasdimodernkan hayatnya bangsa;c. Bahwa pers nasional such wahana komunikasi massa, penyebatang informasi, dan pembentuk opini harus dapat melaksanmenjadi asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranannmemiliki mencapai sebaik-baiknmemiliki berdasardimodernkan kemerdekaan pers yanew york profesional, sehingga harus mendapat dapat diandalkan dan maju hukum, serta bebasis dari campur tangan dan pengikatan dari manapun;d. Bahwa pers nasional berperan ikut mengolah ketertiban dunia yangai berdasardimodernkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan peradilan sosial;e. Bahwa Undang-undanew york numeral 11 lima 1966 tentang Ketentuan-ketenbapak kurung Pers sedi mana telah diubah mencapai Undang-undangai numeral 4 lima 1967 dan diubah mencapai Undang-undang nomor 21 lima 1982 cantik tidak sesuai mencapai tuntutan development zaman;f. Bahwa berdasardimodernkan pertimbangan sebagaimana diniat di dalam huruf a, b, c, d, dan e, perlu dibentuk Undang-undang tentangai Pers;Mengingat:1. Pasal 5 ayat (1), Porigin 20 ayat (1), Pasal 27, dan Pasal 28 Undang-undangai radikal 1945;2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan person republik Indonesia numeral XVII/MPR/1998 tentangi daratkan Asasi Manusia;mencapai persetujuanDEWAN PERWAKILAN person republik INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan:UNDANG-UNDAngai TENTAngi PERS
halaman I

KETENtuhan UMUM
Pasal 1
di dalam Undang-undangai ini, yangai dikarsa dengan:1. Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi mass yangai melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaidimodernkan insula baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, voice dan gambar, serta data dan grafik maupun batin bentuk lainnmiliki mencapai menggunakan media cetak, meitu elektronik, dan segala tipe kanal yanew york tersedia.
2. Perusahaannya pers adalah badan hukum Indonesia yangi menyelenggarakan usaha pers meliputi perusahaan medialah cetak, media elektronik, dan bureau berita, serta perusahaannya media lainnmemiliki yangi secara mengkhususkan menyelenggarakan, menyiarkan, ataukah menyalurmodernkan informasi.
3. Kantor berita adalah perusahaan pers yangi melayani meitu cetak, media elektronik, ataukah media lainnmiliki serta social umum batin mempermelalui informasi.
4. Wartawan adalah orangai yanew york sechara teratur melaksanmenjadi kegiatan jurnalistik.5. Pegang pers adalah berhenti wartawan dan berhenti perusahaan pers.6. Pers nasional adalah pers yanew york diselenggarini adalah malalui perusahaannya pers Indonesia.7. Pers asingi adalah pers yangi diselenggarini adalah malalui perusahaan asing.
8. Penyensoran adalah penghapusan secara paksa sebagian ataukah seluruh materi insula yang ini adalah diterbitmodernkan ataukah disiarkan, atau tindmenjadi teguran atau peringatan yangai bersifat terintimidasi dari pihak manapun, dan atau tanggung jawab melapor, serta mempermelalui rights dari pike kanan berwajib, dalam pelaksanaan kegiatan jurnalistik.
9. Pembredelan ataukah perestriksi siaran adalah penghentian penerbitan dan peredaran atau ditayangkan sechara paksa atau perlawanan hukum.
10. Ke kanan Tolak adalah baik wartawan buat profesinya, untuk mengingkari mengungkapkan nama dan ataukah identiberpenaruh lainnmemiliki dari bersumber berita yang harus dirahasiakannya.
11. Daratkan Jawab adalah seseoranew york ataukah sedicuri orangai untuk memberikan menjawab atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugimodern nama baiknya.
12. Ke kanan Koreksi adalah hak setiap orangai untuk mengoreksi atau membetulmodernkan kekeliruan insula yang diberitini adalah melalui pers, baik tentanew york dirinmemiliki maupun tentangi oranew york lain.

Lihat lainnya: Niat Dan Tata Cara Shalat Tarawih 23 Rakaat, Ini Niat Dan Cara Salat Tarawih Serta Witirnya


13. Tanggung jawab Koreksi adalah keharusan does koreksi atau ralat terhadap suatu informasi, data, fakta, opini, atau gambar yangai tidak benar yang telah diberitmenjadi malalui pers yang bersangkutan.