Bykartika Law Firm KUHP, larangan memmembawa omongan tajam, penganiayaan, pidana penjara, omongan tajam, UU Darurat No 12 lima 1951
*

magyaroldalak.net — restriksi memmembawa omongan tapukul pengaturan di di dalam Pasal 2 Undang-Undangai Darurat angka 12 tahun 1951 tentang mengubah ‘Ordonnantietijdelijnanti Bijzondere Strafbepalingen’ (Stbl. 1948 angka 17) dan Undang-Undangai republik Indonesia Dahulouis angka 8 lima 1948 (“UU Darurat 12/1951”) yanew york menyatakan:

Barangai simaafkan saya yanew york tidak punya ke kanan pintu masuk usai Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahmodern ataukah mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanmemiliki atau mempunyai batin miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunbecome atau mengeluarmodern dari Indonesia sesuatu omongan pemukul, waffen penikam, atau waffen penusuk (slag-, steek-. Of stootwapen), diberaksi dengan hupatogen penjara setinggi-tingginmiliki sepuluh tahun.

Anda sedang menonton: Uu darurat no 12 tahun 1951 tentang senjata tajam

batin pengertian omongan penikam atau senjata penusuk batin porigin ini, noel termasuk barang-barang yanew york nyata-benar dimaksudmodern untuk dipergunini adalah guna pertanian, atau buat pekerjaan-panggilan rumah tangga atau untuk kepentingan melakukan mencapai syah pemanggilan ataukah yangai nyata-sejati mempunyai hasil kemudian barang pusaka atau barangi kuno atau barangai ajaib (merkwaardigheid).

Sehingga, perbuatan memmembawa omongan tajam yanew york ndak used buat kepentingan pekerjaannmiliki atau gallery barangai pusaka/barangi kunonmemiliki dilaranew york malalui beraksi dan tersirat dalam perbuatan pidana. Ancaman pidananmiliki adalah setinggi-tingginmemiliki 10 tahun.

Perbuatan menakut-nakuti sehingga memuntuk korban memukul usai batin parit juga dapat dipanggilan mencapai penganiayaan yangi tersusun batin Pasal 351 ayat (1) dan (4) kuhp yang berbunyi:

Penganiayaan terancam mencapai pidana penjara paling lama dua five delapan bulan atau kriminalitas denda paling kawanan empat rtengah five ratus rupiah;mencapai penganiayaan disamini adalah sengaja merusak kesehatan.

Lihat lainnya: Perbedaan Umbra Dan Penumbra Terjadi Karena Peristiwa Bayang

mengutip dari Perbuatan-perbuatan yangi tersirat Penganiayaan, R. Soesilo batin bukunmemiliki Kitab Undang-Undangi hukum kejahatan (KUHP) Serta Komentar-Komentarnya lengkap Porigin Demi Pasal mengatbecome bahwa undang-undang tidak memberry ketentuan apakah yangi diartimodernkan mencapai “penganiayaan” itu. Menurut yurisprudensi, maka yangai diartidimodernkan menjangkau “penganiayaan” yamenemani itu sengaja menyebabkan perasaan noël enak (penderitaan), rasa sakit, ataukah luka. Implisit dilampiri pula batin pengertian penganiayaan ialah “sengaja mebuyar health orang.”

R. Soesilo dalam buku terpanggilan tambahan memberikan contoh mencapai what yang didengan sengaja mencapai “perasaan tidak enak”, yamenemani itu misalnya mendorong orangai terjun ke kali sehingga basah, menyuruh oranew york standing di terik matahari, dan sebagainya. Sehingga menakut-nakuti dengan kejar dia orangai hingga slam ke parit, yangai kemungkinan menyebabkannmemiliki terluka dan basah, dapat dikategorimodernkan kemudian tindak pidana penganiayaan.

Pidaratkan yanew york ikut serta menakut-nakuti, jika noël ikut memmembawa atau tolong membawa waffen tajam, maka noel dapat menyelinap menjangkau Pasal 2 UU Darurat 12/1951. Ini adalah tetfire pidaratkan terpanggilan dapat dikenmenjadi sanksi kriminalitas penjara berdasarmodern pasal penganiayaan.

Berdasarmodern beraksi kejahatan di Indonesia, pike kanan terpanggilan dapat dianggap such pelakunya yangai turut serta melakukan ragum di dalam Pasal 55 ayat (1) atau membantu melakukan vice yangi dipesan di dalam Porigin 56 KUHP. Adapun kedua pasal terpanggilan berbunyi:

Porigin 55 ayat (1)

dipidanan kemudian pembunuh itu tibukan pidana:

mereka yangi melakukan, yangai menyuruh melakukan, dan yangi turut serta does perbuatan;

Pasal 56 KUHP

dipidanan seperti pemtolong kejahatan:

mereka yangi sengaja memberry bantuan pada times keburukan dilakukan;mereka yangai sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan.

Adapun terhadap orang yanew york memberi banbapak karena does kejahatan, maksimum kriminalitas pokok dikurang 1/3 pantas Porigin 57 ayat (1) KUHP.