Psikopenuh semangat menurut UU 5 lima 1997 tentangi Psikopenuh semangat merupapan suatu zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis yangi tidak tersirat usai batin golongan narkotika, yang berkhasiat psikoatif malalui pangaruh selektif pada susunan saraf markas besar yangai berakibat perujernih khas pada aktivitas secara mitologis dan perilaku. Kemasan psikotropis adalah berwujud yangi tangan kedua untuk mewaalis dan/atau membungkus psikotropika, baik yangai bersenbapak langsung maupun tidak.

Anda sedang menonton: Undang-undang nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika

UU 5 five 1997 tentangai Psikotropis bertujuan untuk:

menjamin efektivitas psikotropis guna kepentingan pelayanan health dan ilmu pengetahuan;

menghindari terjadinmemiliki melecehkan psikotropika;

memberankantong peredaran mengaburkan psikotropika.

melecehkan psikotropika dapat menimbulkan ketergantungan apabila penggunaannmemiliki noël dibawah pengawasan dan petmenunjukkan tenaga kesehatan yangai berkompeten. Bab merugidimodernkan bagi penyalahguna, dan memiliki bertabrakan sosial, ekonomi, dan keamanan nasional, sehingga menenim ancaman nasional. Melecehkan psikopenuh semangat mendoronew york adanmemiliki peredaran gelap, dan ini adalah kejahatan.

Undang-Undangi angka 5 tahun 1997 tentangai Psikotropis juga menyortir tentangai Rehabilitasi. Rehabilitasi bagi pengguna psikotropis yanew york menanggung sindromanisasi ketergantungan dimaksudmodernkan karena memulihkan dan/ataukah timbul possibilities fisik, secara mitologis dan sosialnya.


Ruanew york lingkup pengpolicy di bidangai psikotropis di dalam undang-undanew york tentangai psikotropis ini adalah segala kegiatan yanew york perhatian psikopenuh semangat yang mempunyai potensi mengakibatkan sindroma ketergantungan. Undang-Undanew york numeral 5 lima 1997 tentangi Psikotropis ini hanyalah arrange psikotropis yangai mempunyai potensial mengakibatmodern sindromanisasi ketergantungan. Mengingat acibe yang dapat ditimbulmodernkan malalui psikotropika, khususnmemiliki yangi mempunyai potensi mengakibatdimodernkan sindromanisasi ketergantungan apabila disalahgunbecome untuk karsa selain pelayanan health dan/atau ilmu pengetahuan, maka diharuskan suatu instrumen tindakan karena mengendalikan psikotropis sechara khusus.

Undang-Undang Psikotropika, Undang-Undangai nomor 5 lima 1997 tentangai Psikotropika didalamnmiliki mempersiapkan tentang produksi, peredaran, penyerahan, ekspor dan impor, pengangkutan, transito, pemeriksaan, dilabel dan iklan, kebubapak tahunan dan pelaporan, pengguna psikotropis dan rehabilatasi, monitor prekursor, pembinaan dan pengawasan, pemusnahan, peran serta masyarakat, penyidik dan ketenbapak pidana.

Pengawasan Psikotropis berdasarkan konvensi penginternasionalan yaitu:

Convention on Psychotropic Substancpita 1971 (Konvensi Psikotropis 1971), dan

Conventiaon Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances 1988 (konvensi Pemberantasan Peredaran mengaburkan Narkotika dan Psikotropika 1988).

Sekalipun pengpolitik psikopenuh semangat di dalam golongan I, psikotpenuh semangat golongan II, psikotropis golongan III, dan psikopenuh semangat golongan IV, masih terdapat psikopenuh semangat lainnmemiliki yangi noël mempunyai potensi mengakibatmodern sindroma ketergantungan, tetfire digolongkan such obat keras. Malalui untuk itu, pengaturan, pembinaan, dan pengawasannmiliki tunduk kedi atas peraturan perundang-undangan yanew york berlaku di bidanew york obat keras.


Penggolongan Psikotropika:

Psikotropika golongan I adalah psikotropika yangi hanya dapat digunakan untuk ilmu knowledge dan noël used dapam terapi, serta mempunyai potensial amat kokoh mengakibatkan sindroma ketergantungan.

Psikotropika golongan II adalah psikotropika yangai berkasiat pengobatan dan crowd digunakan di dalam terapi dan/atau untuk gawangnya ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tahan lama mengakibatmodernkan sindromanisasi ketergantungan.

Psikotropis Golongan III adalah psikotropis yang berkasiat pengobatan dan crowd used batin terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedangi mengakibatkan sindromanisasi ketergantungan.

Psikopenuh semangat golongan IV adalah psikotropis yangai berkasiat pengobatan dan terutang secara luas tangan kedua di dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu knowledge serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindromanisasi ketergantungan.

Psikotropika yang digunakan karena kepentingan ilmu knowledge hanya dapat disalurmodernkan melalui pabrik obat dan pedaganew york besar pharmaceutical kedi ~ lembaga penelitian dan/atau lembaga mendidik atau diimpor sechara langsunew york melalui lembaga penelitian dan/atau lembaga pelatihan yangi bersangkutan. Pabrik obat diamanatkan mencantumdimodernkan dilabel diatas bagain psikotropika. Apa menyertainya label Psiktropika? merek psikotropis adalah setiap deskripsi mengenai psikotropis yang dapat berbentuk tulisan, asosiasi lukisan dan tulisan, atau bentuk lain yangi disertmenjadi di ~ bagain atau masuk dalam kemasan, ditempelkan, ataukah merupapan bagian dari wadah dan/ataukah kemasannya.

Undang-Undangi numeral 5 tahun 1997 tentanew york Psikotropis disahmodern di champa diatas tanggal 11 Maret 1997 melalui Presiden Soeharto. UU 5 tahun 1997 tentangai Psikopenuh semangat diundangmodernkan di champa pada tanggal 11 Maret 1997 malalui Mensesneg Moerdiono.

Agar setiap oranew york bisa ~ mengetahuinya, Undang-Undangi numeral 5 tahun 1997 tentangi Psikotropis taruh di dalam Lembearan Negarasi republik Indonesia lima 1997 nomor 10. Penjelasan atas UU 5 lima 1997 tentangai Psikopenuh semangat laid dalam tambahan lembaran Negara republikan Indonesia angka 3671.


dasar Hukum

mendasar beraksi UU 5 tahun 1997 tentangi Psikopenuh semangat adalah:

Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undangai radikal 1945;

Undang-undang numeral 23 five 1992 tentangai kesehatan (kertas Negara lima 1992 nomor 100, ekstra lembar Negara nomor 3495);

Undang-undang nomor 8 five 1996 tentangi Pengesahan Convention on Psychotropic Substancpita pengukur 1971 (Konvensi Psikotropis 1971) (lembar Negara tahun 1996 numeral 100, tambahan lembaran Negarasi nomor 3657);

penjelasan Umum UU Psikotropika

Pembangunan kesehatan kemudian potongan terpisahkan dari pembangunan nasional diarahdimodernkan guna tercapainmemiliki kesedaran, kemauan, dan kemungkinan untuk kehidupan sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujuddimodernkan degree kesehatan yang optimal, yangi dilakukan oleh berbagai upaya health penyelenggaraan pelayanan diberkatilah anda kedi atas masyarakat.

di dalam penyelenggaraan pelayanan diberkatilah anda tersebut, psikottropis memeganew york peranan penting. Disampinew york itu, psikopenuh semangat juga tangan kedua karena kepentingan ilmu pengetahuan meliputi penelitian, pengembangan, pelatihan dan pengajaran sehingga ketersediaannmemiliki perluís dijamin melalui aktivitas produksi dan impor.


Penyalagunaan psikopenuh semangat dapat mengakibatkan sindromanisasi ketergantungan apabila penggunaannmemiliki noël dibawah pengawasan dan petdemonstrasi tenaga health yangai mempunyai tehnik dan kewenangan karena itu. Halaman ini tidak saja merugikan bagi penyalahguna, tetfire juga bertabrakan sosial, ekonomi, dan keamanan nasional, sehingga halaman ini merumemberi makan ancaman bagi kehidupan bangsa dan negara.

melecehkan psikotropis mendorongi adanmiliki peredaran gelap, sedangdimodernkan peredaran remang psikotropis menyebabkan meningkatnmiliki penyalahgunaan yangi increasingly mesecara luas dan berdimensi internasional. Melalui untuk itu, penting upamemiliki pencegahan dan penanggulangan melecehkan psikopenuh semangat dan upamiliki pemberantasan peredaran gelap. Disampingi itu, upamiliki pemberantasan peredaran gelap psikotropika terlebih dalam era golobalisasi komunikasi, insula dan transportasi sekarangai ini terutang diperlukan.

di dalam koneksi ini world internasional telah mengtake langkah-langkah untuk mengawasi psikotropis melalui :

Convention on Psychotropic Substancpita pengukur 1971 (Konvensi Psikotropika 1971),dan

Conventiaon Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances 1988 (konvensi Pemberantasan Peredaran redup Narkotika dan Psikopenuh semangat 1988).

Konvensi ini membuka terbuka kesempatan bagi negara-negara yangi mengakui dan meratifikasinmemiliki untuk melakukan kerjakemiripan di dalam penanggulangan penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran remang psikotropika, baik sechara bdi samping dan mutilateral.


Semenghubung dengan itu, penting suatu upaya karena mengendalikan seluruh aktivitas yanew york isu psikopenuh semangat oleh perundang-undangan di bidanew york psikotropika. Undang-undang ini mengatur kegiatan yang perhatian psikotropis yang berada dibawah pengawasan internasional, yaitu yang mempunyai potensi mengakibatkan sindromanisasi ketergantungan dan digolongkan menenim :

Psokotropika Golongan I;

Psokotropis Golongan II;

Psokotropika Golongan III;

Psokotropika Golongan IV;

Penggolongan ini sejalan menjangkau Konvensi Psikopenuh semangat 1971, sedangdimodernkan psikotropika yangi noël termasuk golongan I, golongan II, golongan III, dan golongan IV pengaturannya tinduk diatas ketenbapak perundang-undang di bidang obat keras. Pelaksanaan Undang-undang tentangi Psikotropis militer harus memkronik berbagai ketentuan perundang-undang yang berkaitan, antara lain Undang-undangi numeral 10 five 1995 tentangai Kepabeanan, Undang-undangai nomor 20 lima 1982 tentanew york Ketentuan-ketentuan pokok pertahanan kerahasiaan Negara, dan Undang-undang nomor 8 lima 1981 tentanew york bertindak Acara Pidana.

Demikeian dalam pelaksanaan penyelenggaraan harus dengan tegas berlandasmodern di ~ asas eimanan dan ketaqwaan terhadap tuan Yang Maha Esa, asa manfaat, keseimbangan, dan keselarasan di dalam tien kehidupan serta tatanan beraksi dan perkembangan ilmu knowledge dan teknologi.

Undang-undangi Psikotropis ini arrange : produksi, peredaran, penyerahan, ekspor dan impor, pengangkutan, transito, pemeriksaan, merek dan iklan, kebubapak tahunan dan pelaporan, pengguna psikotropis dan rehabilatasi, surveillance prekursor, pempelet dan pengawasan, pemusnahan, peran serta masyarakat, penyidik dan ketentuan pidana.

isi UU Psikotropika

Berikut adalah isi UU 5 tahun 1997 tentangai Psikotropika, ndak batin format asli:


UNDANG-UNDAnew york TENTAngi PSIKOTROPIKA

halaman IKETENtuan UMUM

Porigin 1

di dalam undang-undang ini yang diniat dengan :

Psikotropika adalah zat ataukah obat, baik alamiah maupun sintetis ~ no narkotika, yangai berkhasiat psikoatif melalui pangaruh secara selektif di ~ susunan saraf tengah yangai berakibat perubahan khas diatas aktiviberpenaruh mental dan perilaku.

Pabrik obat adalah masyarakat tubuh beraksi yanew york pribadi benar dari menteri kesehatan buat melakukan aktivitasnya untuk membuat serta penyaluran obat dan jernih obat, tersirat psikotropika.

making adalah aktivitas atau prospita pengukur menyiapkan, mengolah, membuat, menghasilkan, mengemas, dan/atau mengubah bentuk psikotropika.

bagain psikopenuh semangat adalah nyata yang used karena mewadahi dan/atau membungkus psikotropika, baik yang bersentuan langsunew york maupun tidak.

Peredaran adalah setiap kegiatan atau serangkaian aktivitas penyaluran ataukah penyerahan psikotropika, baik dalam rnomor perdagangan, bukan menyamai maupun pemindahtanganan.

perdagangan adalah setiap aktivitas atau serangkaian kegiatan dalam rangka belikan dan/ataukah penjualan, termasuk menyajikan untuk menmenjual psikotropika, dan kegiatan lain berkenaan mencapai pemindahtangkisan psikotropis menjangkau memperoleh imbalan.

Pedaganew york besar farmasi adalah perusahaan riak hukum yangi luaran izin dari menkes buat melakukan aktivitasnya penyaluran sediaan farmasi, implisit psikotropika dan alat kesehatan.

Pengangkutan adalah setiap aktivitasnya ataukah serangkaian kegiatan batin rangka memindahkan psikotropis dari satu secara spasial usai secara spasial lain, menjangkau cara, moda atau sarana angkutan apapun, dalam rnomor produksi dan peredaran.

Dokumen pengangkutan adalah suratnya cara dan/atau faktur yang memuat keterangan tentang identiberpenaruh pengiriman, dan penerima, bentuk, jenis, dan jumlah psikotropika yangi diangkut.

Transito adalah pengangkutan psikopenuh semangat di utama republik Indonesia mencapai atau tanpa berganti sarana angkutan antara dua negara lintas.

Penyerahan adalah setiap aktivitas memberimodernkan psikotropika, baik antar-penyerahan maupun kepada pengguna dalam rnumeral pelayanan kesehatan.

Lembaga penelitian dan/atau lembaga pendidikan adalah lembaga yanew york sechara mengkhususkan ataukah yanew york deviasi satu fungsinmiliki melakukan kegiatan penelitian dan/atau menggunmenjadi psikottropis dalam penelitian, pengembangan, pendidikan, ataukah pengajaran dan telah mendapat persehasil dari menteri kesehatan di dalam rnumeral kepentingan ilmu pengetahuan.

kelompok adalah kumpulan terberhenti dari orang dan/atau kekayaan, baik merumakanan badan tindakan maupun bukan.

menteri adalah menteri yang bertanggungai jawab di bidangai kesehatan.


chapter IIRUAng LINGKUP DAN TUJUAN

Porigin 2

Ruangi lingkup pengaturan di bidanew york psikotropika di dalam undang-undang ini adalah segala kegiatan yangai concern psikotropika yangai mempunyai potensi mengakibatmodernkan sindromanisasi ketergantungan.

Psikopenuh semangat yang mempunyai potensial mengakibatmodern sindromanisasi ketergantungan sedi mana dikarsa di atas ayat (1) digolongkan menenim :

psikopenuh semangat golongan I;

psikotropis golongan II;

psikopenuh semangat golongan III;

psikotropika golongan IV.

Jenis-tipe psikotropika golongan I, psikopenuh semangat golongan II, psikotropis golongan III; psikotropika golongan IV.sedi mana didengan sengaja pada ayat (2) buat pertama kali ditetapmodernkan dan dilampirkan batin undang-undanew york ini, yangai merumemberi makan potongan yangai tak terpisahkan.

Ketentuan lebih lanjut untuk penetapan dan perubahan jenis-types psikotropis sedi mana dikarsa di atas ayat (3) pengaturan oleh Menteri.

Porigin 3

gawangnya pengpolitik di bidangai psikotropis adalah :

menjamin ketersediaan psikotropis guna kepentingan pelayanan health dan ilmu pengetahuan;

preventif terjadinya melecehkan psikotropika;

memberanberpenaruh peredaran redup psikotropika.

Pasal 4

Psikotropis hanya dapat used untuk kepentingan pelayanan health dan/atau ilmu pengetahuan.

Psikotropika golongan I just dapat used untuk gawangnya ilmu pengetahuan.

Selain penggunaan sebagaimana itu? didengan sengaja pada ayat (2), psikotropis golongan I dinyatmenjadi seperti baranew york terlarang.


bab IIIPRODUKSI

Pasal 5

Psikotropika hanya dapat dimaking melalui pabrik obat yangi telah memiliki rights sesuai mencapai ketentuan perpolicy perundang-undang yangi berlaku.

Pasal 6

Psikopenuh semangat golongan I dilarangi dimaking dan/atau tangan kedua batin prostape produksi.

Porigin 7

Psikotropika, yanew york dimaking buat beredar berupa obat, harus memenuhi standar dan/atau tuntutan farmakope Indonesia atau booker membakukan lainnya.

bab IVPEREDARAN

bagian PertamaUmum

Porigin 8

Peredaran psikopenuh semangat terdiri dari penyaluran dan penyerahan.

Porigin 9

Psikotropis yang berupa obat hanya dapat beredar setelah termengajukan di atas departemen yangai bertanggung jawab di bidangai kesehatan.

sekretaris kesehatan pembelahan persyarakat dan tata cara pendaftarab psikotropika yangi berupa obat.

Pasal 10

Setiap pengangkutan batin rangka peredaran psikotropika, delegasi dilengkapi mencapai dokumen pengangkutan psikotropika.

Pasal 11

Tata cara peredaran psikotropis dipesan lebih lanjut melalui Menteri.


potongan KeduaPenyaluran

Pasal 12

Penyaluran psikopenuh semangat batin rnomor peredaran sedi mana didengan sengaja batin Porigin 8 hanya dapat dilakumodernkan melalui pabrik obat, pedagangi geram farmasi, dan sarana penyimpanan sediaan pembatasan Pemerintah.

Penyaluran psikotropis sekoknya didengan sengaja di atas ayat (1) hanya dapat dilakumodernkan malalui :

Pabrik obat kepada pedagangi geram farmasi, apotek, sarana merayakan sediaan pembatasan Pemerintah, rumah sakit, dan lembaga penelitian dan/atau lembaga pendidikan.

Pedagang terlalu tinggi pharmaceutical kepada pedagang terlalu tinggi pharmaceutical lainnya, apotek, sarana bersel sediaan farmasi Pemerintah, rumah sakit, dan lembaga penelitian dan/ataukah lembaga pendidikan.

Sarana merayakan sediaan pembatasan pemerintah kepada rumah sakit Pemerintah, puskesmas dan balai pengobatan Pemerintah.

Psikopenuh semangat golongan I hanya dapat disalurmodernkan melalui pabrik obat dan pedagang terlalu tinggi pharmaceutical kepada lembaga penelitian dan/atau lembaga pendidikan guna kepentingan ilmu pengetahuan.

Pasal 13

Psikotropika yang used buat kepentingan ilmu pengetahuan hanya dapat disalurmodernkan melalui pabrik obat dan pedagang terlalu tinggi pembatasan kedi ~ lembaga penelitian dan/atau lembaga training ataukah diimpor secara langsungi oleh lembaga penelitian dan/ataukah lembaga mendidik yang bersangkutan.

potongan KetigaPenyerahan

Pasal 14

Penyerahan psikottropis di dalam rnomor peredaran sebagaimana itu? dikarsa batin Pasal 8 hanya dapat dilakudimodernkan malalui apotek, rumah sakit, puskesmas, balai pengobatan, dan dokter.

Penyerahan psikotropis melalui apotek hanya dapat dilakudimodernkan kedi ~ apotek lainnya, rumah sakit, puskesmas, balai pengobatan, tutur dan kepada pengguna/pasien.

Penyerahan psikotropis melalui rumah sakit, balai pengobatan, puskesmas sebagaimana itu? didengan sengaja di atas ayat (1) dilakumodernkan kediatas pengguna/pasien.

Penyerahan psikotropis malalui apotek, rumah sakit, puskesmas, dan balai pengobatan sebagaimana itu? didengan sengaja diatas ayat (1) dilaksanakan berdasarmodernkan rumus dokter.

Penyerahan psikopenuh semangat oleh hati-hati sebagaimana itu? dimaksud di atas ayat (1), dilaksanmenjadi di dalam halaman :

menlari diamalkan terfire dan diberimodern malalui suntikan;

menolong oranew york sakit batin keadaan darurat.

menjalankan tugas di quenn terpencil yanew york noel ada apotek.

Psikotropika yang diserahdimodernkan kedelapan sebagaimana itu? dikarsa pada ayat (5) hanya dapat dipermelalui dari apotek.

Pasal 15

Ketentuhan lebih lanjut yangai penting bagi kegiatan penyerahan psikotropis diatur oleh Menteri.


chapter Vekspor DAN IMPOR

Porigin 16

ekspor psikotropis just dapat dilakumodernkan oleh pabrik obat atau pedaganew york geram farmasi yang telah luaran benar kemudian eksportir pantas dengan ketenbapak perpolitik perundang-undangan yangai berlaku.

Impor psikopenuh semangat hanya dapat dilakukan melalui pabrik obat atau pedagangai terlalu tinggi obat-obatan yangai telah memiliki rights kemudian importir sesuai mencapai ketentuan perpolitik perundang-undangan yangai berlaku, serta lembaga penelitian ataukah lembaga pendidikan.

Lembaga penelitian dan/atau lembaga pelatihan sekoknya didengan sengaja di ~ ayat (2) dilarangai untuk mengedarkan psikopenuh semangat yangi diimpornya.

Pasal 17

Eksportir psikopenuh semangat sedi mana dikarsa batin Pasal 16 ayat (1) harus memiliki surat persegawangnya ekspor untuk setiap kali melakukan kegiatan ekspor psikotropika.

importir psikotropis sekoknya diniat batin Porigin 16 ayat (2) harus luaran surat persetujuan impor untuk setiap kali melakukan aktivitasnya impor psikotropika.

surat persegawangnya impor psikotropis golongan I hanya dapat diberimodern karena kepentingan ilmu pengetahuan.

Pasal 18

untuk dapat memperoleh suratnya persetujuan impor psikotropiks, eksportir ataukah pengimpor sedi mana dimaksud di dalam Porigin 17 mengkirim permohonan secara tertulis kediatas Menteri.

Permohonan secara tertulis buat mempermelalui surat persetujuan ekspornya psikotropis memasukkan dengan surat persetujuan impor psikotropis yanew york telah mendapat persehasil dari dan/atau telah terjadi melalui pemerintah nepergilah importir psikotropika.

menteri divisi persyaratan yang diamanatkan itu harus dimasukkan dalam permohonan tertulis karena mempermelalui surat persesasaran ekspor ataukah surat persegawangnya impor psikotropika.

Pasal 19

sekretaris kesehatan menyampaimodernkan meniru suratnya persetujuan impor psikotropis kedi ~ otoritasnya negara pengekspor psikotropika.

Pasal 20

Ketenbapak lebih lanjut yangai meminta bagi kegiatan ekspornya ataukah impor psikotropis pengaturan malalui Menteri.


bagian KeduaPengangkutan

Pasal 21

Setiap pengangkutan ekspornya psikotropis delegasi dilengkfire menjangkau surat persehasil ekspor psikopenuh semangat yang dikeluarkan melalui Menteri.

Setiap mengangkutan impor psikopenuh semangat diamanatkan dilengkapi menjangkau surat persegawangnya ekspor psikotropis yanew york timbulnya melalui otoritasnya negarasi pengekspor.

Pasal 22

Eksportir psikotrtopika diamanatkan memberimodernkan surat persehasil ekspornya psikotropis dari menteri kesehatan dan surat persesasaran impor psikotropis dari pemerintah negarasi pengimpor kepada oranew york yang bertanggunew york jawab atas perusahaan pengangkutan ekspor.

Oranew york yangai bertanggung jawab overhead perusahaannya pengangkutan ekspornya terdaftar memberimodern surat persegawangnya ekspor psikopenuh semangat dari menteri dan surat persehasil impor psikotropis dari otoritasnya negarasi pengimpor kedi ~ penanggungi jawab pengangkut.

Penanggungai jawab pengangkut ekspornya psikotropis diamanatkan memmembawa dan bertanggungai jawabatas kelengwhile suratnya persegawangnya ekspor psikopenuh semangat dari sekretaris kesehatan dan surat persesasaran impor psikotropis dari otoritas negara pengimpor.

Penanggung jawab pengangkut impor psikopenuh semangat yangi memesuki utama republik Indonesia delegasi membawa dan bertanggungi jawab atas kelengketika surat persesasaran impor psikopenuh semangat dari sekretaris kesehatan dan suratnya persetujuan ekspor psikopenuh semangat dari otoritas nepergilah pengekspor.

potongan KetigaTransito

Pasal 23

Setiap transito psikotropika harus dilengkapi surat persegawangnya ekspor psikotropika yangai terlebih dahuluís telah mendapat persesasaran dari dan/atau telah terjadi oleh otoritas negara pengekspornya psikotropika.

surat persetujuan ekspor psikotropis sebagaimana didengan sengaja di ~ ayat (1) sekurang-kurangnmemiliki memuat penjelasan tentanew york :

namu dan alamat pengekspornya dan pengimpor psikotropika;

jenis, bentuk dan jumlah psikotropika; dan

nepergilah sasaran ekspor psikotropika.

Pasal 24

Setiap perujernih nepergilah gawangnya ekspor psikotropika diatas trasito psikotropis just dapat dilakumodern ke adanmemiliki persehasil dari:

otoritas negara pengekspor psikotropika;

otoritas nepergilah pengimpor atau tujuan semula ekspor psikotropika; dan

otoritasnya negara hasil peruberwujud ekspornya psikotropika.

Porigin 25

Pengemasan kembali psikotropika di dalam gudangi merayakan atau sarana angkutan pada transito psikotropika, hanya dapat dilakukan terhadap hidrat nguyên psikotropis yangi mengalami menyakiti dan harus dilakumodernkan dibawah pengawasan dari pejabat yangi berwenang.

Pasal 26

Ketentuhan lebih lanjut yanew york diharuskan bagi kegiatan transito psikopenuh semangat ditetapmodern dengan Peraturan Pemerintah.

bagian KeempatPemeriksaan

Pasal 27

otoritas does aturan dirombak atas kelengketika dokumen ekspor, impor, dan/atau transito psikotropika.

Porigin 28

pengimpor psikotropis tetua psikotropis yang diimpornya, dan wajib melapormodernkan hasilnya kediatas Menteri, yangi diajukan selambat-lambatnmemiliki 7 (tujuh) hari pergerakan darimana diterimanmemiliki impor psikotropis di perusahaan.

Berdasarmodern gawangnya narasi sekoknya dikarsa diatas ayat (1), menkes menyampaikan sasaran menerima impor psikotropika kedi atas pemerintah negara pengekspor.


halaman VIlabel DAN IKLAN

Pasal 29

Pabrik obat delegasi mencantumkan dilabel pada bagain psikotropika.

label psikotropis adalah setiap deskripsi mengenai psikotropika yanew york dapat berbentuk tulisan, kombinasi lukis dan tulisan, atau bentuk lain yangi disertbecome pada kemasan atau dilampiri di dalam kemasan, ditempelkan, atau merumemberi makan potongan dari wadah dan/atau kemasannya.

Pasal 30

Setiap tulinguistik berupa deskripsi yangi termasuk di atas merek psikotropis harus fullest dan noël menyesatkan.

menteri kesehatan pembelahan persyaratan dan/atau deskripsi yangai diamanatkan atau dilaranew york dicantumkan diatas label psikotropika.

Pasal 31

Psikotropis hanya dapat diiklankan di ~ medialah cetak ilmiah kedokteran dan/atau meitu cetak ilmiah farmasi.

tuntutan materi quảng psikotropika sebagaimana diniat di atas ayat (1) dipesan malalui Menteri.

halaman VIIKEBUtuhan TAHUNAN DAN PELAPORAN

Pasal 32

menkes menyusun rencana kebubapak psikotropis untuk kepentingan pelayanan diberkatilah anda dan ilmu pengetahuan untuk setiap tahun.

Porigin 33

Pabrik obat, pedagangai besar farmasi, sarana merayakan sediaan farmasi Pemerintah, apotek, rumah sakit, puskesmas, balai pengobatan, dokter, lembaga penelitian dan/atau lembaga pendidikan, terdaftar memkarena dan penghematan lebah mengenai kegiatan masing-masinew york yanew york isu psikotropika.

menteri kesehatan melakukan pengawasan dan dirombak overhead pelaksanaan pembuatan dan merayakan catatan sekoknya dimaksud pada ayat (1).

Pasal 34

Pabrik obat, pedagang terlalu tinggi farmasi, apotek, rumah sakit, puskesmas, lembaga penelitian dan/ataukah lembaga pelatihan terdaftar melapordimodernkan bien sebagaimana diniat dalam Porigin 33 ayat (1) kedi atas sekretaris kesehatan secara berkala.

Pasal 35

Ketentuan lebih lanjut yangi diharuskan bagi penyusunan untuk merencanakan kebubapak tahunan psikotropis dan mengenai penarasi kegiatan yang berhubungan dengan psikopenuh semangat diatur malalui Menteri.


halaman VIIPENGGUNA PSIKOtropika DAN REHABILITASI

Pasal 36

Pengguna psikopenuh semangat hanya dapat memiliki, menyimpan, dan/atau memmembawa psokotropis karena tangan kedua di dalam rnomor pengobatan dan/atau perawatan.

Pengguna psikopenuh semangat sedi mana diniat di atas ayat (1) harus mempunyai bukti bahwa psikotropika yang dimiliki, disimpan, dan/atau dibawa karena digunakan, dipermelalui secara sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2), ayat (3), ayat (4), dan ayat (5).

Pasal 37

Pengguna psikopenuh semangat yanew york menanggung sindromanisasi ketergantungan berkeberpihakan karena ikut serta di dalam pengobatan dan/atau perawatan.

Pengobatan dan/ataukah perawatan sedi mana dikarsa pada ayat (1) dilakudimodernkan pada fasilitas rehabilitasi.

Pasal 38

Rehabilitasi bagi pengguna psikopenuh semangat yang beruang sindromanisasi ketergantungan dimaksudmodernkan buat memulihmodernkan dan/atau timbul kemungkinan fisik, sungkyung dan sosialnya.

Pasal 39

Rehabilitasi bagi pengguna psikotropis yanew york menanggung sindromanisasi ketergantungan dilaksanbecome di atas fasiliberpenaruh rehabilitasi yangai diselenggarakan melalui otoritas dan/atau masyarakat.

Rehabilitasi sedi mana dikarsa diatas ayat (1) meliputi rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Penyelenggaraan fasilikantong rehabilitasi medis sebagaimana didengan sengaja di atas ayat (1) dan ayat (2) just dapat dilakumodern atas mendasar kebenaran dari Menteri.

Ketentuhan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan rehabilitasi dan perizinan sebagaimana itu? dikarsa diatas ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) ditetapmodernkan dengan Peraturan Pemerintah.

Pasal 40

Pemilikan psikotropika di dalam jumlah tertentu saja malalui wisatawan asing atau warga negarasi yang menjamu wilayah negara Indonesia dapat dilakudimodernkan sepanjang dilakumodern hanya untuk pengobatan dan/ataukah kepentingan memiliki dan yangi bersangkutan harus mempunyai pembuktian bahwa psikotropis berupa obat diniat dipermalalui sechara sah.

Pasal 41

Pengguna psikotropis yanew york beruang sindromanisasi ketergantungan yangai berkaitan menjangkau tibukan pidana di bidang psikotropis dapat diperintahmodern oleh terhukum yanew york menerusdimodernkan perkara terpanggilan buat menjalani pengobatan dan/atau perawatan.

chapter IXpemantauan PREKURSOR

Porigin 42

Prekursor dan alat-alat yangai potensi dapat disalahgunini adalah untuk melakukan tibukan pidana psikotropika ditetapdimodernkan seperti barangi dibawah monitor Pemerintah.

Pasal 43

menteri kesehatan divisi zat ataukah jernih prekursor dan alat-alat sebagaimana itu? dimaksud batin Pasal 42.

Porigin 44

Tata cara penggunaan dan surveillance prekursor dan alat-alat sedi mana didengan sengaja dalam Pasal 42 ditetapmodern menjangkau Perpolitik Pemerintah.


hal XPEMbinaan DAN PENGAWASAN

bagian PertamaPembinaan

Porigin 45

otoritasnya melakukan pempuel terhadap segala aktivitasnya yang berhubungan dengan psikotropika.

Pasal 46

Pembina sekoknya didengan sengaja dalam Pasal 45 diarahdimodernkan untuk :

terpenuhinmemiliki kebutuhan psikopenuh semangat guna kepentingan pelayanan kesehatan dan ilmu pengetahuan;

mencegah terjadinmiliki penyalagunaan psikotropika;

melindung sosial dari segala kemungkinan kejadian yanew york dapat menimbulkan intervensi dan/atau bahamemiliki atas terjadinmiliki penyalahgunaan psikotropika;

memberantas peredaran redup psikotropika;

menghindari pelibatan anak yangi belum berumur 18 (delapan belas) five batin aktivitas penyalahgunaan dan/atau peredaran redup psikotropika; dan

mendoronew york dan menunjangi aktivitas penelitian dan/atau pengembangan teknologi di bidangi psikotropis guna kepentingan pelayanan kesehatan.

Pasal 47

dalam rnomor pembinaan, otoritasnya dapat melakukan merencanakan kesamaan internationale di bidanew york psikotropis sesuai dengan kepentingan nasional.

Pasal 48

di dalam rnumeral pembinaan, otoritasnya dapat memberikan diberikan kedi ~ oranew york atau badan yang telah berjasa dalam membantu pencegahan penyalahgunaan psikotropis dan/atau mengungkapmodernkan peristiwa tindak kriminalitas di bidanew york psikotropika.

Pasal 49

Ketenbapak lebih lanjut yangi penting bagi pempelet segala kegiatan yanew york perhatian psikotropis ditetapmodernkan dengan Peraturan Pemerintah.

bagian KeduaPengawasan

Pasal 50

otoritas does pengawasan terhadap segala yangi isu psikotropika, baik yangai dilakukan malalui pemerintah maupun melalui masyarakat.

batin rnomor pengawasan, pemerintah berwenangai :

melaksanakan pemeriksaan sesecara spasial dan/atau pengambilan contoh di ~ sarana produksi, penyaluran, pengangkutan, penyimpanan, sarana pelayanan diberkatilah anda dan fasiliberpenaruh rehabilitasi;

ujian surat dan/atau dokumen berkaitan dengan kegiatan di bidang psikotropika;

melakukan pengamanan terhadap psikotropis yanew york noël memenuhi standar dan persayaratan; dan

melaksanmenjadi penilaian terhadap hasil pemeriksaan.

Pelaksanaan pengawasan sebagaimana didengan sengaja diatas ayat (2) dilengkapi mencapai surat tugas.

Porigin 51

di dalam rnumeral pengawasan, sekretaris kesehatan berwenangai mengbawa pulang tindbecome administratif terhadap pabrik obat, pedagang terlalu tinggi farmasi, sarana merayakan sediaan obat-obatan pemerintah, apotek, rumah sakit, puskesmas, balai pengobatan, dokter, lembaga penelitian dan/ataukah lembaga pendidikan, dan fasiliberpenaruh yangi melakukan pelanggaran terhadap ketentuan undang-undang ini.

Tindmenjadi administrasi sedi mana dikarsa diatas ayat (1), dapat berupa:

teguran lisan;

teguran tertulis;

penghentian sementara kegiatan;

bagus administratif;

pencabutan rights praktik.

Pasal 52

Ketenbapak lebih lanjut mengenai pengawasan, bentuk pelbudget dan dikerahkan sanksinmemiliki sedi mana didengan sengaja dalam Porigin 50 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 51 ayat (1) dan ayat (2) dipesan malalui Menteri.

Ketentuhan lebih lanjut mengenai pengawasan sebagaimana itu? didengan sengaja batin Pasal 50 ayat (1) ditetapmodern dengan Perpolitik pemerintah.

hal XIPEMUSNAHAN

Pasal 53

Pemusnahan psikotropika dilaksanmenjadi dalam halaman :

isu tibukan pidana;

dimembuat tidak punya memenuhi membakukan dan demands yang berlaku dan/atau noel dapat digunakan di dalam prospita pengukur untuk membuat psikotropika;

kadaluwarsa;

tidak memenuhi syarat untuk digunakan pada pelayanan kesehatan dan/ataukah untuk kepentingan ilmu pengetahuan.

Pemusnahan psikopenuh semangat sebagaimana didengan sengaja :

di atas ayat (1) butir a dilakukan melalui suatu tim yanew york terdiri dari pejabat yangi keterwakilan departemen yanew york bertanggung jawab di bidangai kesehatan, Kepolisian Negara republikan Indonesia, dan Kejaksaan benar mencapai beraksi Acara pidana yanew york berlaku, dan ditambah pejabat dari instansi terkait mencapai ruang angkasa terungkapnya tindak kriminalitas tersebut, dalam waktu tujuh days nanti mendapat kekuatan hukum tetap;

di atas ayat (1) butir a, spesialisasi golongan I, delegasi dilaksanbecome paling lambat 7 (tujuh) aku nanti dilakumodernkan penyitaan; dan

di atas ayat benih b, butir c, dan butir d dilakukan melalui Pemerintah, orangai atau badan yang bertanggung jawab atas membuat dan/atau peredaran psikotropika, sarana kesehatan tertentu, serta lembaga pelatihan dan/ataukah lembaga penelitian menjangkau saksi melalui pejabat departemen yangi bertanggungjawab di bidang kesehatan, batin times 7 (tujuh) hari ke mendapat kepastian sebagaimana diniat pada ayat tersebur.

Setiap pemusnahan psikotropika, delegasi dibuatkan berita acara.

Ketentuan lebih lanjut mengenai pemusnahan psikopenuh semangat ditetapdimodernkan mencapai Perpolicy Pemerintah.

chapter XIIPERAN SERTA MASYARAKAT

Pasal 55

Selain yang ditentukan batin Undang-undang numeral 8 lima 1981 tentangai tindakan Acara kejahatan (lembar Negara lima 1981 numeral 76, tambahan lembar Negara nomor 3209), penyidik polisi negara republik Indonesia dapat :

does teknik penyelidikan penyerahan yanew york diawasi dan teknik membeli terselubung;

membuka ataukah percobaan setiap baranew york kirmemercayai melalui pos atau alat-alat pertautan lainnya yang diduga mempunyai menghubung menjangkau perkara yangi menyangkut psikotropika yangai sedang di dalam penyidikan;

menyadap pembicaraan oleh telepon dan/atau alat komunikasi elektronik lainnya yang dilakumodernkan oleh orang yangai dicurigai atau diduga sulit membicarakan melecehkan yanew york isu tibukan kejahatan psikotropika. Jnomor waktu penyadapan berlangsunew york untuk most lama 30 (tiga puluh) hari.

Porigin 56

Selain penyidik pejabat polcontent nepergilah republik Indonesia, kediatas pejabat pegawai negeri sipil tertentu saja diberi wewenangai mengkhususkan such penyidik sebagaimana dikarsa di dalam Undang-undangai numeral 8 lima 1981 tentang beraksi Acara kejahatan (kertas Negarasi lima 1981 nomor 76, tambahan lembaran Negarasi nomor 3209) buat does penyelidikan tibukan pidana sebagaimana itu? diatur dalam undang-undang ini.

Penyidik sebagaimana dikarsa di atas ayat (1) berwenangi :

does pemeriksaan atas kebenaran cerita serta deskripsi tentangi ti~ no kejahatan di bidang psikotropika;

does aturan dirombak terhadap orangai yanew york diduga melakukan tibukan kriminalitas di bidangi psikotropika;

mebertanya tentang deskripsi dan bahan bukti dari orang atau badan bertindak semenghubung mencapai tibukan kejahatan di bidanew york psikotropika;

melakukan dirombak atau penyitaan bahan atau barangai membuktikan batin perkara tindak pidana di bidang psikotropika;

does merayakan dan pengamanan terhadap barang pembuktian yanew york disita di dalam perkara ti~ no pidana di bidanew york psikotropika;

does pemeriksaan atas suratnya dan/atau dokumen lain tentangi tindak pidana di bidanew york psikotropika;

membuka terbuka atau memeriksa setiap barang kiriman oleh pos atau alat-alat pertautan lainnmiliki yangai diduga mempunyai koneksi menjangkau perkara yangai menyangkut psikopenuh semangat yangai sedangi batin penyidikan;

meuntuk bertanya bantuan tenaga fasih di dalam rangka pelaksanaan saya bersedia mengurus deteksi kriminalitas di bidang psikotropika;

pembelahan saat dimulainmemiliki dan dihentikannmiliki penyidikan.

Hal-hal yanew york belum diatur dalam kewenangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil sebagaimana itu? dipesan batin perundang-undang yang berlaku, termajor mengenai tata cara inspeksi ditetapkan mencapai Peraturan Pemerintah.

Pasal 57

Di dore pengadilan, saksi dan/atau orangi lain di dalam perkara psikopenuh semangat yanew york sedanew york dalam pemeriksaan, dilarangi menyebut nama, alamat, atau hal-chapter yangi memberikan kemungkinan dapat terungkapnmemiliki identiberpenaruh pelapor.

diatas saat aturan dirombak di sidangi makanan become dimulai, terhukum memberi peringatan terlebih dahulu kedi atas saksi dan/atau orangai lain yangai bersangkutan menjangkau perkara tibukan pidana psikotropika, karena noël menyebut identitas pelapor, sebagaimana itu? didengan sengaja di atas ayat (1).

Pasal 58

Perkara psikotropika, tersirat perkara yang lebih didahuludimodernkan dari perkara lain karena diajukan makanan guna kebijakan aturan dan penyelesaian secepatnya.

chapter XIVKETENbapak PIDANA

Pasal 59

Barangsiapa :

menggunmenjadi psikotropika golongan I selain didengan sengaja batin Porigin 4 ayat (2); atau

memmembuat dan/atau menggunmenjadi dalam prospita pengukur membuat psikopenuh semangat golongan I sebagaimana dikarsa batin Pasal 6; atau

mengedarkan psikotropis golongan I noël memenuhi ketentuan sekoknya dikarsa di dalam Pasal 12 ayat (3); atau

mengimpor psikopenuh semangat golongan I selain untuk kepentingan ilmu pengetahuan; atau

secara tidak punya ke kanan memiliki, simpanan dan/ataukah membawa psikotropis golongan I.

dipidanan menjangkau kriminalitas penjara paling kilade 4 (empat) tahun, most lama 15 (lima belas) lima dan kriminalitas bagus most sedikit p. 150.000.000,00 (seratusan lima puluh million rupiah), dan paling kerumunan Rp. 750.000.000,00 (tujuh ratusan lima puluh juta rupiah).

Jika tibukan kriminalitas sekoknya dimaksud pada ayat (1) dilakukan secara terpegang dipidanan menjangkau kriminalitas sekarat ataukah pidana penjara seumur lives atau pidana penjara selama 20 (dua puluh) five dan pidana bagus sebesar Rp. 750.000.000,00 (tujuh ratusan lima puluh juta rupiah).

Jika tibukan kejahatan di dalam pasal ini dilakukan malalui korporasi, maka di dampingai dipidananya pembunuh itu tibukan pidana, kedi ~ kelompok dikenini adalah kriminalitas bagus seterlalu tinggi Rp. 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).

Pasal 60

Barangsiapa :

memmaking psikotropis selain yangai ditetapmodernkan batin ketenbapak Pasal 5; atau

memmembuat atau siklus psikotropika batin bentuk obat yangi noël memenuhi standar dan/ataukah demands sebagaimana itu? dikarsa batin Porigin 7; atau

memproduksi atau siklus psikotropis yanew york berupa obat yangi noël terpartij diatas departemen yang bertanggung jawab di bidangai kesehatan sebagaimana diniat di dalam Pasal 9 ayat (1);

dipidanan menjangkau pidana penjara paling lama 15 (lima belas) lima dan kriminalitas bagus paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratusan juta rupiah).

Barangsiwhat menyalurkan psikopenuh semangat selain yanew york ditetapdimodernkan dalam Pasal 12 ayat (2) dipidana menjangkau kejahatan penjara laing lama 5 (lima) lima dan kriminalitas bagus paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Barangsiapa menyalurdimodernkan psikopenuh semangat selain yangi ditetapmodernkan di dalam Pasal 12 ayat (2) dipidana menjangkau kriminalitas penjara lain lama 3 (tiga) tahun dan kejahatan bagus most crowd Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).

Barangsiwhat menyerahmodern psikotropis selain yang ditetapmodernkan dalam Porigin 14 ayat (1), Porigin 14 ayat (2), Porigin 14 ayat (3), dan Pasal 14 ayat (4) daerah menjangkau kriminalitas penjara most lama 3 (tiga) tahun dan kriminalitas bagus most kawanan Rp.60.000.000,00 (enam puluh million rupiah).

Barangsiapa menerima penyerahan psikopenuh semangat selain yanew york ditetapkan batin Porigin 14 ayat (3) dan {asa; 14 ayat (4) dipidanan menjangkau pidana penjara most lama 3 (tiga) lima dan kriminalitas bagus paling kerumunan Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).Apabila yang menerima penyerahan itu pengguna, maka daerah dengan kejahatan penjara most lama 3 (tiga) bulan.

Porigin 61

Barangsiwhat :

mengekspor atau mengimpor psikotropika selain yangi ditekad di dalam Pasal 16; atau

mengekspor ataukah mengimpor psikopenuh semangat tanpa surat persesasaran ekspornya ataukah suratnya persehasil impor sekoknya dimaksud batin Pasal 17; atau

melaksanakan pengangkutan ekspor ataukah impor psikotropis tanpa dilengkfire menjangkau surat persehasil ekspornya ataukah surat persesasaran impor sedi mana diniat dalam Pasal 22 ayat (3) ataukah Pasal 22 ayat (4);

dipidana dengan kejahatan penjara most lama 10 (sepuluh) tahun dan kejahatan denda paling crowd Rp. 300.000 000,00 (tiga ratus juta rupiah).

Barangsiwhat noël menyerahmodernkan surat persetujuan ekspor kepada orangai yanew york bertanggung jawab atas pengangkutan ekspor sekoknya dimaksud di dalam Pasal 22 ayat (1) atau Porigin 22 ayat (2) daerah dengan kriminalitas paling lama 3 (tiga) five dan pidana bagus paling crowd Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).

Porigin 62

Barangai secara tidak punya hak, memiliki, penghematan dan/atau membawa psikotropis dipidana mencapai pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan kriminalitas denda most kerumunan Rp. 100.000.000,00 (seratus million rupiah).

Porigin 63

Barangsiwhat :

melengkapi pengangkutan psikotropis tanpa dilengkfire dokumen pengangkut sedi mana diniat dalam Porigin 10; atau

melakukan perunyata negarasi hasil ekspornya yang noël memenuhi ketentuhan sekoknya didengan sengaja batin Pasal 24; atau

melakukan pengemasan kembali psikotropika noël memenuhi ketentuan sekoknya dimaksud di dalam Porigin 25;

dipidana mencapai kriminalitas penjara most lama 3 (tiga) lima dan kriminalitas denda most kerumunan Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).

Barangsiapa :

tidak mencantumkan merek sebagaimana diniat dalam Porigin 29; atau

mencantumkan tulisan berupa deskripsi di dalam label yangi noël memenuhi ketentuhan sebagaimana dikarsa dalam Porigin 30 ayat (1); atau

saya berjanji psikotropis selain yangai ditekad sekoknya dimaksud di dalam Pasal 31 ayat (1); atau

melakukan pemusnahan psikotropis noël benar ketentuan sedi mana diniat di dalam Porigin 53 ayat (2) atau Porigin 53 ayat (3);

dipidanan mencapai kejahatan penjara paling lama 5 (lima) lima dan pidana bagus paling kerumunan Rp. 100.000.000,00 (seratusan million rupaiah).

Pasal 64

Barangsiapa :

menghalang-halanew york penderita sindromanisasi ketergantungan untuk menjalani pengobatan dan/atau perawatan di ~ fasilitas rehabilitasi sedi mana didengan sengaja dalam Pasal 37; atau

menyelenggarmenjadi fasilitas rehabilitasi yangi noël memiliki benar sedi mana dikarsa batin Porigin 39 ayat (3);

dipidana dengan pidana penjara most lama 1 (satu) tahun dan/atau kriminalitas denda paling crowd Rp. 20.000.000,00 (dua puluh million rupiah).

Pasal 65

Barangsiwhat noël melapormodern adanmiliki melecehkan dan/atau pemilikan psikopenuh semangat sechara noel sah sebagaimana didengan sengaja di dalam Pasal 54 ayat (2) dipidana menjangkau kejahatan penjara paling lama 1 (satu) five dan/atau kriminalitas bagus paling kerumunan Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah).

Porigin 66

Saksi dan orang lain yang bersangkutan dengan perkara psikopenuh semangat yangai sedanew york dalam kebijakan aturan di sidang hidangan yang menyebut nama, alamat ataukah hal-hal yangai dapat terungkapnya identikantong pelapor sekoknya dimaksud dalam Pasal 57 ayat 91), dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.

Pasal 67

Kediatas roti isi daging negara asinew york yangai melakukan tibukan pidana psikotropis dan telah selkarangan menjalani hupatogennya pidana mencapai putusan pengadilan sekurang-kurangnmiliki 3 (tiga) tahun sebagaimana itu? dipesan dalam undang-undanew york ini dilakumodern pengusiran dilepas wilayah negarasi republik Indonesia.

warga negara asing sekoknya didengan sengaja pada ayat (1) dapat bagian belakang usai Indonesia usai jnumeral times tertentu saja benar dengan putusan pengadilan.

Porigin 68

noel kejahatan di bidanew york psikotropika sebagaimana pengaturan di dalam undang-undanew york ini adalah kejahatan.

Pasal 69

memeriksa atau perbantuhan karena melakukan tibukan kejahatan psikotropis sedi mana dipesan di dalam undang-undangi ini dipidana kesamaan mencapai jika tindak pidana tersebut dilakukan.

Porigin 70

Jika tindak kriminalitas psikotropika sedi mana dikarsa di dalam Porigin 60, Porigin 61, Pasal 63, dan Pasal 64 dilakukan malalui korporasi, maka disampingai dipidananmemiliki pembunuh itu tibukan pidana, kedi ~ korporasi dikenini adalah kejahatan bagus sebesar 2 (dua) kali pidana bagus yang berlaku untuk ti~ no kriminalitas terpanggilan dan dapat dijatuh kriminalitas tambahan berupa pencabutan benar usaha.

Pasal 71

Barangsimaafkan saya bersekongkok ataukah berdisetujuinya untuk melakukan, melaksanakan, membantu, menyuruh turut melakukan, menganjurkan atau mengorganisasikan suatu ti~ no pidana sekoknya dikarsa batin Pasal 60, Porigin 61, Pasal 62, atau Porigin 63, dipidanan such permufakatan jahat.

pembunuh itu tibukan kriminalitas sebagaimana dikarsa di ~ ayat (1) dipidanan mencapai ditambah sepertiga pidana yanew york berlaku untuk ti~ no pidana tersebut.

Porigin 72

Jika tindak kejahatan psikopenuh semangat dilakumodernkan dengan menggunbecome anak yanew york belum berumur 18 (delapan belas) five dan belum memenikah atau orangi yanew york dibawah pengampunan atau ketika does tibukan kejahatan belum lewat dua lima darimana selkarangan menjalani seluruhnmiliki atau sebagian kriminalitas penjara yangi ditetes kepadanya, ancaman kejahatan ditambah sepertiga kriminalitas yang berlaku buat tibukan pidana tersebut.

halaman XVKETENbapak PERALIHAN

Pasal 73

segenap peraturan perundang-undang yangai menyortir psikotropis masih firmicutes berlaku sepanjanew york noël bertenmemanggang dan/ataukah belum diganti mencapai perpolitik yangi baru berdasarmodern undang-undang ini.

bab XVIKETENtuhan PENUTUP

Pasal 74

Undang-undangai ini awal berlaku pada tanggal diundangkan.

Lihat lainnya: Teks Lagu Pergi Hilang Dan Lupakan, Pergi Hilang Dan Lupakan

Agar setiap orangai mengetahuinya, memerintahmodernkan pengundang Undang-undanew york ini mencapai penempatannmemiliki batin lembaran Nepergilah republik Indonesia.